Tampilkan postingan dengan label lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lifestyle. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 April 2016

I CAN’T LIVE WITH(OUT) YOU !



I cried yesterday when you say You love me, You miss me..
We can never be together,
You told me that you want me,
You told me that you love me too,
Much to even say “I love you”
But I begged you to say it,
Please if only for one time and only if you mean it.
Oh babe,
Why does it hurt so much ?
Are you hurting too?
You said that you wish you can take me far away,
To hold me in your arms, all day
And worship me all night.
Last night (even it a couple month ago) I was so happy
You’d finally did it, such a beautiful words coming from your lips.
Hmm..
You said “I love you”
Oh babe,
Tonight  I needed to hear that so much.
Even if, for just that one moment.
I can’t pretend that you are mine,
We belong together
Yup
You and I
But how I must try to forget you?
You told me, YOU ONLY WANTED WHAT’S BEST FOR ME
But oh babe,
DON’T YOU KNOW WHAT’S BEST FOR ME IS Y.O.U ?
Hei babe,
You’re always on my mind,
Day and night,
When I think of you, all feel so right (you know),
Need to have you, need to hold you and tell you that I LOVE YOU.
I don’t want to see us apart
This separation just tears away my heart.
I miss you, oh I REALLY MISS YOU
Will need more and more each day
I know I can’t live without you (babe),
I miss you (more than words I can’t say).

April, 15th 2016
 

Jumat, 04 Maret 2016

Valentine and Paragliding

As you know 14th February was a Valentine's Day, ketika banyak orang membicarakannya sebagai hari kasih sayang, hari penuh coklat dan bunga, saya memilih menepi dari hiruk-pikuk perayaan berwarna pink itu. Melintasi jalanan pusat kota, menepi sedikit ke landmark yang baru dari kota ini, dan memulai perjalanan sesungguhnya (haa haa).
Tujuan perjalanan hari minggu ini adalah Gunung Tumpa, kenapa ? hanya demi mendapatkan koleksi foto baru tanpa embel-embel lainnya. Setelah perjalanan yang cukup "menggoyangkan badan" (eh) akhirnya sampailah di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa, yang secara administrasi pemerintahan Kawasan Taman Hutan Raya Gunung Tumpa  terletak di wilayah Kota Manado seluas ± 165 ha (76,74%) dan Kabupaten Minahasa Utara seluas ± 50 ha (23,26%), Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis, Taman Hutan Raya Gunung Tumpa berdasarkan Peta hasil Tata Batas tahun 1932 dan hasil Rekonstruksi Tahun 1996 terletak pada posisi koordinat 01º33‟16,82” s/d 01º34‟31,86” Lintang Utara dan 124º49‟57,63” s/d 124º51‟06,05” Bujur Timur. Luas wilayah Taman Hutan Raya Gunung Tumpa seluas 215 ha (Dinas Kehutanan,2013). 
Pemandangan dari sini cukup menyegarkan jiwa, hembusan anginnya membelai sukma (tidak percaya? coba saja kesini haha), dan betapa beruntungnya ketika bertemu dengan oom Donny, seorang paraglider dari Kawanua Paragliding Club yang sedang menantikan kedatangan kembali (ckck bahasa-nya mulai berlebihan) crew KPC untuk melakukan "penerbangan" terakhir untuk hari itu.
Rasanya keren ketika bisa melihat lebih dekat mereka (read. paraglider) mempersiapkan diri, menanti angin, run and fly. Tak lelah rasanya melihat mereka terbang-berayun dengan lautan luas membentang, sembari berpikir bagaimana rasanya, kebebasan seperti apa yang mereka dapatkan dan sedikit berpikir tak mustahil mencobanya satu kali, suatu saat nanti ha ha ha.

Sabtu, 20 Februari 2016

PEDESTRIAN ATAU PARKIRAN ?



Pedestrian atau parkiran, pasti langsung muncul pikiran kita beberapa tempat di kota ini yang pedistriannya bergeser fungsinya menjadi parkiran. Alasanya ? entahlah, banyak orang,  baik pemilik kendaraan roda dua atau tukang parkir pinggiran berkilah soal hal yang satu ini. Biasanya alasannya tak ada lagi lahan parkir apalagi di daerah pusat perbelanjaan. 
Parkir Liar di sepanjang Trotoar depan RSS Manado- Sumber Foto : Google


 
Pedestrian sendiri berasal dari kata pedos (bahasa Yunani) yang berarti kaki, sehingga pedestrian diartikan pejalan kaki, sedangkan pada umumnya pedestrian merupakan trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki untuk menikmati nuansa bangunan dan taman kota.
Hak Pejalan kaki sesungguhnya dilindungi oleh undang - undang yaitu dalam UU no.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, di pasal 13:
1. Pejalan Kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.
2. Pejalan Kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang Jalan di tempat penyeberangan.
Pemkot sangat perlu untuk melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima yang menduduki kawasan pedestrian, apalagi kawasan parkir  sepanjang pedestrian yang telah “merampok” hak pejalan kaki sehingga nyaman dilihat mata dan pejalan kaki dapat nyaman berjalan-jalan.
Semua pembangunan pedestrian menjadi kebutuhan pokok untuk mereduksi kemacetan, mengurasi polusi udara dan mempermudah kerja polisi untuk mengatur lalu lintas nantinya serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap sehat. 


Jumat, 23 Oktober 2015

KENAPA BANYAK PRIA BERISTRI CENDERUNG SELINGKUH ?

Akhir-akhir ini sepertinya tren selingkuh semakin meningkat dengan determinan yang beragam. Mulai dari masalah internal rumah tangga yang akhirnya “menuntut sebuah hiburan” atau bahkan “selingan” hingga pergaulan yang tanpa disadari menjerumuskan mereka di kukungan kata “selingkuh”. Dari hasil riset saya dan kenyataan dilapangan yang saya temukan faktor-faktor dibawah ini mungkin dapat memberi sedikit gambaran:
1.     Pergaulan, baik sekedar lingkungan pertemanan atau bahkan lingkungan kerja sekalipun. Kecocokan dalam komunikasi, merasa senasib, pertemuan yang intens mulai menumbuhkan benih-benih “cinta” atau apalah namanya.
2.    Kehidupan rumah tangga yang kurang menarik. Kenapa kurang menarik ? sebagian besar karena mereka akhirnya menyadari bahwa seseorang yang mereka nikahi tak lagi seindah dan semenarik saat mereka pacaran (its true loh).
3.    Kesempatan atau bisa saya menyebutnya sebagai mengisi waktu luang (luang di luar rumah hahha). Kenapa bisa begitu? Ya karena ada yag menarik di luar rumah dan jelas tak ada pasangan yang ikut jalan-jalan ke luar (istrinya mungkin sibuk bekerja atau sibuk dengan anak-anak di rumah), jelaslah kebanyakan pria akan butuh seseorang untuk menemaninya. 
Lalu apa yang perlu dilakukan para istri ?
1.     Kalian perlu jujur dengan penampilan, perkataan, perbuatan, pokoknya be yourself sejak masa pacaran hingga akhirnya menikah, agar pasangan tak “merasa dibodohi” hingga akhirnya mulai mencari bentuk-bentuk baru lainnya setelah menikah hahha~.
2.    Tetap jadi istri yang cantik, menarik dan penuh perhatian pada suami serta selalu usahakan agar punya waktu berdua saja dengan suami agar masih bisa merasakan indahnya masa-masa pacaran setelah menikah.